Minggu, 22 Agustus 2010

Cinderella versi Salt

Pada suatu hari di sebuah desa, terdapatlah seorang perempuan kecil yang cantik bernama Cinde-Chenkov. Hidup di keluarga yang cukup kaya dan menyenangkan membuat Cinde-Chenkov merasa gembira. Suatu hari, ibunya terkena penyakit dan akhirnya meninggal. Hari itu mengubah kehidupan Cinde-Chenkov yang penuh tawa canda menjadi penuh murung. Ayahnya menikah lagi dengan seorang janda dua anak yang tak terlalu elok parasnya.
Cinde-Chenkov merasa sedikit terhibur karena memiliki seorang ibu tiri yang baik. Namun, tak lama setelah menikah, ayahnya meninggal dan ibu tirinya berubah menjadi jahat. Cinde-Chenkov hidup sengsara bersama saudara dan ibu tirinya, dia disiksa bagaikan pembantu di rumah tersebut. Terkadang mereka tidak memberi dia makan dan di lain waktu mereka memperalat dia menjadi seorang budak.
Secara ajaib, Cinde-Chenkov tumbuh menjadi seorang gadis yang cukup cantik, secantik Angelina Jolie di film terbarunya, Salt.

Karena kecantikan dan keuletannya, semua orang memanggil dia Cin de Salt. Tetapi, dia tetap hidup di rumah sebagai anak yang tersiksa.
Suatu hari, pangeran dari negerinya datang ke desa itu untuk merayakan hari ulang tahunnya dengan mengadakan pesta dansa. Pangeran itu tampan, tegap, tajir, tinggi, sixpacks dan gagah (sixpacks?) pokoknya penuh semangat dan menggairahkan (menggairahkan?) ya, intinya dia idaman semua wanita. Dia pemilik saham terbesar di beberapa perusahaan seperti S*ny, Y*maha, Duc*ti, Fly Emir*tes, St*ndard Ch*rtered, Sh*rp, N*kia, Go*gle corp., Micr*soft corp., She*l, Toy*ta, Volksw*gen, Alli*nz, Car*efour, Sams*ng, Nis*an, Peu*eot, Hyund*i dan lain sebagainya.
Bawahannya datang dan menyampaikan bahwa pesta dansa diadakan malam ini, dan dalam pesta dansa ini semua warga diundang, termasuk warga pada kediaman Cin de Salt. Dia juga menyampaikan bahwa sang pangeran melakukan pencarian jodoh dalam pesta dansa ini.Ibu tiri Cin de Salt tampak senang karena kedua anaknya mendapat kesempatan untuk menjadi pasangan seorang pangeran yang tampan, tegap, tajir, tinggi, sixpacks dan gagah itu. Tetapi, dia merasa khawatir pada anak-anaknya karena ada seorang wanita yang sangat cantik yang dapat menjadi halangan besar untuk kedua anaknya itu. Tentu saja, Cin de Salt.
Sesampainya di rumah (ceritanya dia ngeliat si bawahannya pangeran bacain itu pas dia lagi mau pulang) ibu tiri ini menyiksa Cin de Salt. Dan melarang dia keluar rumah pada malam hari. Namun karena agak membangkang, dia dikurung di rumahnya. Kemudian tiga wanita itu berdandan dengan menornya, make up berlapis-lapis, ke salon, luluran, pokoknya banyaklah.. Walau begitu, tampaknya lebih cantikan Cin de Salt deh..
Mereka berangkat, dan Cin de Salt merana sendiri, menangis tersedu-sedu di rumahnya. Tiba-tiba, ada peri kecil datang dan menanyai dia tentang apa yang terjadi..
“ada apa, anakku Cin de Salt? Mengapa kau menangis?”
“aku tak diizinkan keluar, padahal sedang ada pesta dansa di balai desa..”
“dari mana kau tahu itu? Bukannya ibu tiri dan saudara tirimu tidak memberitahunya kepada kamu?”
“kan ada di google peri, di notification facebook aku juga ada..”
….
( -.-a oke, back to the topic)
“aku ingin ke sana peri, pokoknya mau mau mau..”
“hhh.. baiklah anakku, karena kamu baik, maka aku akan membantu kamu agar kamu dapat pergi ke sana.. tapi dengan satu syarat..”
“apa pun syaratnya, akan aku coba!”
“kamu harus mengikuti dan melindungi pangeran, kalau kamu menjadi pasangannya.. Dia banyak diincar oleh agen-agen CIA..”
….
“hah? Peri serius?”
“ya enggaklah.. syaratnya, kamu ga boleh ada di sana sampai tengah malam, jika kamu masih di sana sampai tengah malam, akan ada kerusuhan yang menyerang..”
“nggg, baiklah”
Dan demikian akhirnya dia disihir peri sehingga dia memakai gaun pesta yang indah, sepatu kaca dan anting berlian. Peri terlihat senang akan kecantikannya, maka dia menyihir lagi, kali ini dia merubah sepeda menjadi mobil Porsche 911 Carrera plus supir. Kemudian si peri pamitan dan pergi.
Sebelum berangkat, Cin de Salt mewanti-wanti kalo-kalo dia lupa diri dansa sama pangeran. Dia menyiapkan pistol di paha kiri, pisau di paha kanan, AK 47 dan M-16 di mobil, granat dan bom asap di dalam tas. Kemudian dia berangkat dan sekitar seperempat jam dia sampai, maklum Porsche 911 Carrera gitu loh..
Karena itu salah satu mobil termewah yang tiba (yang pasti mobil pangeran lebih mewah) maka, semua mata tertuju padanya. Bahkan pangeran pun tertarik dan berdansa dengannya. Merasa akrab, pangeran memutuskan bahwa dia akan menjadi tunangannya dan terkejutlah semua orang di balai desa (termasuk saudara dan ibu tirinya). Dia tersenyum senang dan bahagia, kemudian semua lanjut berdansa.
Lupa waktu memang menjadi masalah bagi dia, maka terdengarlah suara-suara tembakan di sekitar balai desa, ternyata selama mereka menari, banyak wanita yang iri (termasuk ibu dan saudara tirinya) mengumpulkan uang dan menyewa angkatan untuk menyerang Cin de Salt dan pangeran. Cin de Salt menyadari apa yang terjadi dan segera lari ke mobil untuk mengambil senjatanya, dan pangeran pun terkejut. Pangeran kebingungan dan sampai tiba-tiba segerombolan tentara datang dan mengarahkan senjata ke pangeran.
Cin de Salt lari membawa AK-47 dan M-16nya melihat gerombolan tentara yang mengepung pangeran, Cin de Salt pun menembaki gerombolan tentara tersebut.

Pokoknya akhir-akhirnya Pangeran selamat soalnya, kerajaannya juga ngirim bantuan. Kemudian ketahuanlah kalo wanita-wanita iri tersebut biang keroknya. Tetapi, somehow, dua saudara n ibu tirinya selamat dan membawa Cin de Salt pulang. Sepatu kacanya antingnya terjatuh.. (tapi tentu saja sepatu kacanya pecah)
Sesampainya di rumah, Cin de Salt dihajar dan disiksa lagi dan kali ini lebih keras. Dia tidak melawan karena masih merasa bahwa ibu tiri dan saudara-saudara tirinya sebagai keluarga. Sampai akhirnya, mereka mencopot antingnya dan membuangnya.
-penutup alternative 1-
Keesokan harinya, pengawal kerajaan datang dan memeriksa rumah satu per satu, menangkap para wanita biang kerok dan ada beberapa pengawal menyertai pangeran mencari Cin de Salt. Sampailah mereka di rumah Cin de Salt dan dengan gelisah dan terburu-buru ibu tiri Cin de Salt mengurung Cin de Salt di ruang bawah tanah. Kemudian ibu tiri Cin de Salt membukakan pintu dan melihat banyak warga berkerumun sambil meneriakkan “Dia provokatornya! Dia iri karena anak tirinya menjadi yang terpilih!”
Pengawal pun menangkap ibu tiri tersebut beserta kedua saudara tiri Cin de Salt dan membebaskan Cin de Salt. Pangeran pun terkejut melihat kondisi Cin de Salt yang babak belur dan langsung memerintahkan pengawal untuk menangkap saudara dan ibu tirinya dan memenjarakan mereka seumur hidup, tetapi Cin de Salt mencegahnya dan karena Pangeran cinta kepada Cin de Salt, mereka pun bebas. Akhirnya Cin de Salt dan pangeran bertunangan dan akhirnya menikah kemudian hidup bahagia.

end.. ^^

sebenernya ada banyak versi buat endingnya.. hahaha.. jadi buat pembaca, buat endingnya terserah kalian aja.. :D
salam, Briandhika Utama

Jumat, 20 Agustus 2010